UIN Walisongo Gelar Halal Bihalal dan Pisah Sambut Rektor, Usung Semangat Harmoni dan Inovasi

0

 

 


NUNgaliyan.com. Semarang- UIN Walisongo menggelar acara halal bihalal yang dirangkai dengan pisah sambut rektor sebagai momentum memperkuat kebersamaan sekaligus menandai kepemimpinan baru di lingkungan kampus. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika dengan suasana hangat dan penuh keakraban.

 

Secara historis, tradisi halal bihalal merupakan budaya khas Indonesia yang bertujuan untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Tradisi ini dipopulerkan oleh K.H. Wahab Hasbullah sebagai upaya menyatukan elite politik yang tengah berkonflik pada masa awal kemerdekaan.

 

Ketua Senat, Prof. Abdul Jamil, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum pergantian kepemimpinan menjadi harapan baru bagi kemajuan kampus. Ia optimistis rektor baru mampu membawa UIN Walisongo menjadi institusi yang semakin harmonis dan progresif.

 

“Dengan hadirnya kepemimpinan baru, kita berharap kampus ini dapat terus berkembang, semakin harmonis, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

 

Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada Prof. Nizar Ali, M.A., atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatannya. Menurutnya, meskipun memimpin dalam waktu relatif singkat, berbagai capaian penting berhasil ditorehkan untuk kemajuan institusi.

 

Sementara itu, rektor baru, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag. menegaskan komitmennya untuk mengusung tiga program prioritas dalam masa kepemimpinannya, yakni harmonisasi, inovasi, dan akselerasi. Ia menekankan bahwa harmonisasi menjadi fondasi strategis dalam membangun kekuatan kolektif civitas akademika sebagai prasyarat utama bagi kemajuan institusi.


Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja para pemimpin sebelumnya, secara khusus kepada Prof. Dr. Imam Taufik, M.Ag. yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong perkembangan dan capaian kampus hingga saat ini.

 

“Harmonisasi adalah kunci utama. Seluruh elemen kampus harus bersatu untuk mendorong kemajuan bersama,” tegasnya.

 

Adapun inovasi dan akselerasi, lanjutnya, menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing kampus di tingkat nasional maupun global.

 

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Nizar Ali, M.A., menyampaikan bahwa jabatan rektor bukanlah tugas yang ringan dan penuh dengan tantangan. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan kepemimpinan tidak ditentukan oleh individu semata, melainkan oleh dukungan seluruh elemen kampus.

 

“Rektor tidak bekerja sendiri. Dengan dukungan seluruh civitas akademika, berbagai tantangan dapat dihadapi demi kemajuan kampus,” ujarnya.

 

Melalui momentum halal bihalal ini, UIN Walisongo tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama untuk melangkah ke depan dengan semangat baru di bawah kepemimpinan yang baru.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top