NUNgaliyan.com- Semarang- Ketua
Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Yahya Cholil Staquf menegaskan
pentingnya Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam
menghadapi perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat. Penegasan tersebut
disampaikan saat menghadiri peringatan Harlah NU sekaligus peresmian gedung
baru Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Sabtu (24/1/2025).
Dalam sambutannya, Gus Yahya menyampaikan bahwa dinamika sosial, teknologi, dan budaya
saat ini menuntut NU untuk tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mampu
merespons tantangan zaman secara kreatif dan progresif. Menurutnya, jika NU
tidak bertransformasi, maka akan tertinggal dari perkembangan masyarakat.
“Perubahan hari ini berlangsung
sangat cepat. NU harus mampu berkreasi dan berinovasi agar tetap relevan dan
diterima oleh masyarakat,” ujar Gus Yahya.
Ia juga mengakui bahwa masih
terdapat tradisi lama di internal NU yang kerap menjadi kendala dalam mengambil
langkah cepat, sehingga memunculkan dinamika dan perbedaan pandangan di
internal organisasi. Namun demikian, hal tersebut dinilai sebagai proses yang
wajar dalam organisasi besar seperti NU.
Sebagai langkah strategis, PBNU
saat ini tengah mempersiapkan pengembangan platform digital untuk tata kelola
organisasi. Melalui platform tersebut, Gus Yahya berharap seluruh struktur NU,
mulai dari tingkat pusat hingga ranting, dapat terkoneksi secara digital
sehingga data kepengurusan dan aktivitas organisasi dapat terkelola secara
lebih efektif dan transparan.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota
Semarang K.H. Anasom dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih
kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung baru
PCNU, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat. Ia berharap gedung tersebut
dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan
kemasyarakatan.
“Gedung ini harus benar-benar
memberi manfaat bagi masyarakat luas. Namun demikian, kita juga harus bijak
dalam pengelolaannya karena biaya operasional tentu tidak kecil,” ujarnya.
Dari unsur pemerintah daerah,
sambutan Wali Kota Semarang yang diwakili oleh Ir. H. Izwar Aminudin, S.T.,
menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Harlah NU dan peresmian gedung baru
PCNU Kota Semarang. Ia berharap keberadaan gedung tersebut dapat semakin
memperkuat peran NU dalam menjaga keharmonisan sosial dan kerukunan di Kota
Semarang.
Acara peringatan Harlah NU dan
peresmian gedung baru PCNU Kota Semarang ini turut dihadiri sejumlah ulama dan
tokoh masyarakat, di antaranya K.H. Hanif Ismail, Lc., K.H. Hadlor Ihsan, Romo K.H. Muslikhan, serta Drs. H. Ali Mufiz, M.P.A., mantan Gubernur Jawa Tengah (2007-2008).
