Sejumlah pengurus PAR NU Wonosari dalam salah satu momen. Foto ist
Ngaliyan, nungaliyan.com - Meski berada di struktur paling bawah, Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PAR NU) Wonosari Ngaliyan Semarang tetap menunjukkan peran aktif dalam menyukseskan Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 M dan 103 H yang digelar MWC NU Ngaliyan. Salah satunya dengan memberikan sumbangan dana sebesar Rp1 juta.
Ketua PAR NU Wonosari, Jamal Luthfi, mengatakan kontribusi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar dan khidmah kader NU di tingkat akar rumput.
“Ini bagian dari ikhtiar kami. Meski secara struktural berada di tingkat paling bawah, kami tetap ingin berkontribusi dan ikut mangayubagyo peringatan Harlah NU,” ujar Jamal, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, sumbangan tersebut dihimpun dari semangat gotong royong pengurus dan anggota PAR NU Wonosari sebagai wujud kecintaan terhadap NU.
“Harlah NU ini kami maknai sebagai momentum kebersamaan. NU itu besar karena digerakkan bersama, dari bawah sampai atas,” imbuhnya.
Jamal menambahkan, semangat berkontribusi dalam kegiatan harlah NU sejalan dengan aktivitas sosial yang selama ini rutin dilakukan PAR NU Wonosari.
Untuk diketahui, PAR NU Wonosari aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada Januari 2025 lalu, PAR NU Wonosari menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kelurahan Wonosari melalui posko bencana dengan menggunakan ambulans Ranting NU Wonosari.
Selain aksi kebencanaan, PAR NU Wonosari juga rutin melaksanakan santunan bagi fakir miskin dan anak yatim setiap tiga bulan sekali, yang dihimpun melalui kaleng infak. Layanan ambulans keumatan pun terus berjalan dan dimanfaatkan warga, bahkan hingga lintas kecamatan.
“Semua itu bagian dari khidmah NU di tingkat bawah yang ingin terus kami jaga,” pungkas Jamal.


